Nama Prabowo Subianto sering menjadi perbincangan, termasuk mengenai latar belakang pendidikannya. Salah satu pernyataan yang kerap muncul adalah bahwa Prabowo tidak pernah bersekolah di Indonesia. Pernyataan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Memang, pendidikan dasar hingga menengah (SD, SMP, dan SMA) Prabowo sebagian besar ditempuh di luar negeri. Namun, setelah lulus SMA, ia melanjutkan pendidikan di Akademi Militer Nasional (Akmil/AKABRI) Magelang, Indonesia, dan lulus sebagai perwira TNI pada tahun 1974. Akademi Militer merupakan pendidikan tinggi kedinasan yang setara dengan perguruan tinggi.
Mengapa Prabowo Bersekolah di Luar Negeri?
Prabowo lahir di Jakarta pada 17 Oktober 1951. Ayahnya, Prof. Soemitro Djojohadikusumo, adalah seorang ekonom terkemuka yang pada akhir 1950-an harus meninggalkan Indonesia karena situasi politik setelah keterlibatannya dalam PRRI.
Akibatnya, keluarga Soemitro tinggal di berbagai negara selama beberapa tahun. Kondisi inilah yang membuat Prabowo menjalani masa sekolah di luar negeri.
Riwayat Pendidikan Prabowo
Berdasarkan riwayat pendidikan yang tercantum dalam dokumen resmi dan dirangkum oleh berbagai sumber, perjalanan pendidikan Prabowo adalah sebagai berikut:
| Jenjang | Sekolah | Negara |
|---|---|---|
| TK | Sekolah Sumbangsih | Indonesia |
| SD | The Dean School | Singapura |
| SD | Glenealy Junior School | Hong Kong |
| SMP | Victoria Institution | Malaysia |
| SMP | Zurich International School (American International School of Zurich) | Swiss |
| SMA | The American School in London | Inggris |
| Pendidikan Tinggi | Akademi Militer Nasional (AKABRI) Magelang | Indonesia |
Dari data tersebut terlihat bahwa pendidikan formal SD hingga SMA memang ditempuh di luar negeri, tetapi pendidikan tinggi justru ditempuh di Indonesia.
Mengapa Banyak Orang Mengira Prabowo Tidak Pernah Sekolah di Indonesia?
Anggapan tersebut muncul karena sebagian besar masa kecil Prabowo dihabiskan di luar negeri. Ia berpindah-pindah sekolah mengikuti perpindahan tempat tinggal keluarganya di Singapura, Hong Kong, Malaysia, Swiss, dan Inggris.
Namun, setelah keluarganya kembali ke Indonesia, Prabowo memilih meniti karier militer dan masuk Akademi Militer di Magelang.
Pendidikan Militer Menjadi Titik Awal Karier
Di Akademi Militer, Prabowo mendapatkan pendidikan kepemimpinan, strategi, dan kemiliteran selama sekitar empat tahun. Ia lulus pada tahun 1974 sebagai Letnan Dua TNI Angkatan Darat. Pendidikan inilah yang menjadi awal karier militernya hingga kemudian menjabat sebagai Komandan Jenderal Kopassus, Panglima Kostrad, Menteri Pertahanan, dan akhirnya Presiden Republik Indonesia.
Klarifikasi Fakta
Pernyataan “Prabowo tidak pernah bersekolah di Indonesia” kurang tepat jika dimaknai mencakup seluruh jenjang pendidikan. Fakta yang lebih akurat adalah:
- Benar: Pendidikan SD, SMP, dan SMA Prabowo sebagian besar ditempuh di luar negeri.
- Tidak benar: Prabowo sama sekali tidak pernah bersekolah di Indonesia, karena ia menempuh pendidikan tinggi di Akademi Militer Magelang dan lulus pada tahun 1974.
Dengan demikian, riwayat pendidikan Prabowo mencerminkan kombinasi pengalaman pendidikan internasional pada masa kecil dan pendidikan militer di Indonesia yang kemudian menjadi fondasi kariernya sebagai prajurit, politikus, hingga Presiden Republik Indonesia.


